Contoh Laporan Praktik Kerja Industri

Laporan


Praktik Dewi Wisata Tours & Travel

Disusun Oleh:

Djaya Achmad


3 TNT 1


00.092

JURUSAN USAHA JASA PARIWISATA

SMKN 4 MAKASSAR

HALAMAN PENGESAHAN

Dengan bimbingan dan arahan serta pemeriksaan yang sebagaimana mestinya, maka kami menyatakan menerima dan menyetujui Laporan Praktik Kerja Industri ini yang telah disusun oleh:

Nama : Djaya Achmad

Kelas : 3 TnT 1

Nis : 00. 092

Dimana penyusunan laporan ini, sebagai salah satu syarat utama setelah menyelesaikan Praktik Kerja Industri selama jangka waktu kurang lebih 6 bulan terhitung sejak tanggal …… Januari 2009 s/d …… Juli 2009 pada PT. Dewi Wisata Tours & Travel yang dimana bertempat di Jl. Sultan Hasanuddin No. 15 A Makassar.

MENYETUJUI

SANTY …………………………………….. MUSTAFA, SST.Par

Supervisor …………………………………………..Pembimbing

MENGETAHUI

Dra. Nurmala Dewi

Ketua Jurusan Usaha Jasa Pariwisata

SMK Negeri 8 Makassar 2009

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa Allah SWT. Karena atas berkat dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan Laporan Praktik Kerja Industri ini tepat pada waktunya yang mana laporan ini dibuat untuk mengetahui kemampuan penulis (siswa/i) setelah mengikuti Praktek Kerja Industri selama kurang lebih 6 bulan dimulai pada tanggal …… Januari 2009 s/d …… Juli 2009.

Dalam penyusunan laporan ini kami sebagai penulis menyadari bahwa kami banyak menerima bantuan dari berbagai pihak, maka dari itu penulis menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak/ibu guru dan seluruh staf dan kepada orang tua penulus yang mana selama ini telah memberikan perhatiannya kepada penulis sebagai proses penyusunan laporan ini.

Sebagai manusia biasa, kami sebagai penulis tentunya menyadari bahwa dalam penyusunan laporan masih ada banyak hal yang merupakan suatu kekurangan yang mungkin saat ini belum dapat kami sempurnakan, maka dari itu dengan euh keikhlasan penulis mengharapkan kritik dan saran dari semua pihak yang mana bertujuan untuk menjadi suatu pelengkap laporan ini di masa yang akan datang.

Penulis berharap semoga laporan ini berguna dan mendatangkan banyak manfaat bagi para pembacanya. Karena dengan membaca saja itu merupakan suatu kepuasan tersendiri bagi penulis. Semoga dengan adanya laporan ini para pembaca lebih terpacu untuk lebih mengembangkan potensi diri yang ada.

Terimah kasih,

Makassar, Desember 2008

Tim penyusun

IDENTITAS PENULIS

Nama lengkap : Djaya Achmad

Nama panggilan : Djay

Tempat tanggal lahir : Palu, 01 Januari 1984

Alamat : Jl. ABLAM 3 No.12

Telp : -

Sekolah : SMK Neg. 04 Makassar

Jurusan : Usaha jasa pariwisata

Kelas/Nis : 3 Tnt 1 / 00.092

Alamat sekolah : Jl. Bandang No. 140 Makassar

Telp/Fax : (0411) 334740/ (0411)334740

Nama Industri : PT. Dewi Wisata Tour & Travel

Alamat : Jl. Sultan Hasanuddin No.15 A Makassar

Telp/Fax : (0411)315858/ (0411)316878

Daftar Isi

Halaman Pengesahan …

Kata pengantar ………..

Identitas Penulis ………

Daftar Isi ………………

BAB I PENDAHULUA …..

  1. Latar Belakang…………
  2. Tujuan Praktek Kerja Industri…………..
  3. Kelancaran dan Hambatan Praktek Kerja Industri ……………

C.1 Faktor Pendukung Kelancaran Praktek ………….

C.2 Faktor Penghambat Kelancaran Praktek ……….

  1. Kerangka Laporan ……………………….

BAB II TINJAUAN UMUM PT. DEWI WISATA TOURS & TRAVEL

  1. Gambaran Umum …………………………….
  2. Fasilitas Travel ……………………………….
  3. Struktur Organisasi …………………………….
  4. Lingkungan Usaha PT. Dewi Wisata Tours & Travel

1.1 URAIAN KHUSUS ……………………………………………

  1. Aktivitas Khusus Prakerin ………………………………………
  2. Menerima Telepon ………………………………………………
  3. Reservasi & Booking ……………………………………………
  4. Pax Handling ……………………………………………………
  5. Mingissued Tiket ………………………………………………..
    1. Manual …………………………………………………..
    2. Elektrik …………………………………………………..
  6. Membuat Invoice ………………………………………………..
  7. Membuat LG (Letter Of Guarantee) …………………………….
  8. LPP (Laporan Penjualan Pasasi)…………………………………

BAB III PENUTUP …………………………………………………….

  1. Kesimpulan ……………………………………………………..
  2. Saran …………………………………………………………….

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Praktek Industri

Pelaksanaan Praktek Kerja industri (prakerin) yang dilakukan oleh siswa /I yang

Merupakan salah satu kurikulum atau program sekolah di SMK Neg.04 makassar termasuk jurusan Usaha Jasa pariwisata dimana program ini merupakan suatu program yang sangat membantu siswa/I dalam meningkatkan pengetahuan yang diperoleh selama berada di sekolah, karena dengan adanya kegiatan praktek ini siswa/I dapat mengetahui secara langsung apa itu industry dan dapat merasakan serta membandingkan antara ilmu yang diperoleh dari sekolah dengan kenyataan yang ada di industry.

Selain dari pada itu dengan adanya program PRAKERIN ini siswa/i telah mendapat kesempatan untuk terjun langsung dalam dunia industri yang selama ini selalu menjadi tanda tanya bagi mereka, dan tak luput dari itu semua siswa/i juga dapat mengsosialisasikan ilmu pengetahuan yang mereka mereka peroleh di sekolah serta bersosialisasi langsung dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan dunia industry.

Karena melihat besarnya manfaat dari kegiatan praktek kerja industry ini dalam meningkatkan potensi yang ada di dalam siswa/i maka sampai saat ini program ini sudah menjadi keharusan untuk lanjut ketingkatan berikutnya serta uji kompetensi yang harus di selesaikan.

B. TUJUAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI

Praktek kerja industri pada dasarnya mempunyai tujuan yang sangat bermanfaat bagi para siswa/i yang telah melakukannya, adapun tujuan dari program ini adalah sebagai berikut :

  • memberikan kesempatan pada setiap siswa/i agar mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja, terutama yang berkaitan dengan bidang keahlian bidang jasa parawisata.
  • Meningkatkan dan memperluas proses penyerapan pendidikan di bidang pariwisata.
  • Menumbuhkan dan memantapkan sikap prefesioanal yang di perlukan siswa/i sebelum memasuki duania kerja.
  • Memperluas pengetahuan dan keterampilan siswa/i tentang pengembangan industry parawisata.
  • Melati mental, sikap disiplin, dan tanggung jawab sebagai bekal saat memasuki dan terlibat dalam industry.

C. KELANCARAN DAN HAMBATAN PRAKTEK INDUSTRY

Selama pelaksanaan praktek kerja industry siswa/i sering di pengaruhi oleh berbagai factor yang bisa saja datang dengan sendirinya baik itu yang menjadi pendukung kelancaran praktek industry maupun yang menjadi penghambat bagi siswa/i. adapun yang menguraikan kedua hal tersebut adalah sebagai berikut :

C.1 Faktor pendukung kelancaran praktek.

Selama pelaksanaan praktek kerja industry ini kami selaku siswa/i banyak di bantu oleh mata pelajaran yang kami peroleh di sekolah karena sebagian besar kegiatan-kegiatan di industry telah kami pelajari. Yang merupakan dasar untuk diaplikasiakan di dunia industry. Tak ketinggalan pula fasilitas yang ada di tempat praktek yang memudahkan kami untuk belajar serta banyaknya tenaga kerja yang terampil yang sering memberikan masukan kepada kami selaku siswa/i praktek.

C.2 Faktor penghambatan kelancaran praktek

Dalam pelaksanaan praktek kerja Industry di PT. Dewi Wisata Tour & Travel yang berlangsung selama lebih dari 5 bulan ini kami tidak mendapatkan hal yang baru di mana pelajaran tersebut belum kami dapatkan di sekolah seperti LPP (Laporan Penjual Pasai) dan berbedanya system reservasi tiap-tiap Maskapai Penerbangan. Namun, kendala tersebut dapat kami hadapi berkat bantuan para staff dan karyawan PT. Dewi Wisata Tour & Travel.

D. KERANGKA LAPORAN

Untuk memudahkan pembahasan masalah dari laporan ini, maka penyusunan laporan ini dibagi menjadi 3 bab. Pada setiap bab terperinci menjadi sub-sub sebagai berikut:

a. Bab I : Merupakan pendahuluan yang mengemukakan latar belang penulisan, factor pelancar dan penghambat, tujuan praktek kerja industri, serta kerangka laporan.

b. Bab II : Merupakan tinjauan umum tentang PT. Dewi Wisata Tours & Travel, fasilitas yang dimiliki, struktur organisasi dan lingkungan usahanya, serta uraian khusus yang meliputi mengenai aktifitas selama Praktek Kerja Industri.

c. Bab III : Merupakan kesimpulan dari bab-bab terdahulu, serta saran-saran yang akan di temukan setelah membaca laporan ini.

BAB II

TINJAUAN UMUM PT. DEWI WISATA

TOUR & TRAVEL

  1. A. Sekilas tentang PT. Dewi Wisata Tour & Travel Makassar

Industry Pariwisata di Sulawesi Selatan telah mengalami perkembangan yang sangat cepat dalam 5 tahun terakhir ini.Semua itu dapat terlihat jelas dengan semakin banyaknya jumlah Travel Agen yang menawarkan berbagai macam kemudahan perjalanan khususnya di Makassar yang merupakan gerbang utama di Pulau Sulawesi dan juga sebagai ibukota Provinsi Sulawesi Selatan.Travel Agen tersebut mamberikan pelayanan perjalanan baik itu untuk berwisata maupun perjalanan bisnis (Leisure & Business Trip).

Setelah bekerja pada PT. Anta Express Tour & Travel Tbk selama lebih dari 17 tahun dengan posisi terakhir sebagai Manager Cabang Makassar.Maka, Ibu Dewi Gosal bekerjasama dengan Bapak Hendrik Widiyanto memutuskan untuk membuat perusahaan perjalanan mereka sendiri yaitu PT. Dewi Wisata Tour & Travel.Dengan berbekal pengalaman kerja yang cukup memadai mereka sangat yakin dapat mengembangkan jaringan bisnis mereka.

PT.Dewi Wisata Tour & Travel resmi dibuka pada tanggal 10 Oktober 2005, dengan menempati gedung yang bertingkat 3 di Jl. Sultan Hasanuddin No.15 A Makassar yang dimana tempat ini sangat dekat dengan pusat perbelanjaan Souvenir di Jl. Somba Opu dan Pantai Losari yang merupakan salah satu icon dari Kota Makassar.Saat ini PT. Dewi Wisata Tour & Travel telah memiliki 28 karyawan yang menggeluti 3 bidang utama yaitu Ticketing & Reservasi, Tour, dan Accounting.Untuk memenuhi kebutuhan konsumen PT. Dewi Wisata beroperasi setiap hari dengan jam kerja sebagai berikut :

  • Senin – Jumat  :   08.00 am – 21.00 pm
  • Sabtu               :   08.00 am – 19.00 pm
  • Minggu            :   09.00 am – 13.00 pm

Dalam perkembangannya PT. Dewi Wisata Tour & Travel senantiasa memberikan pelayanan yang sebaik mungkin demi kepuasan para konsumen karena mereka yakin dengan adanya pelayanan yang baik dapat memperluas jaringan usaha PT. Dewi Wisata Tour & Travel.Dan apa yang mereka harapkan tidaklah sia – sia belaka karena sudah terbukti PT.Dewi Wisata telah banyak memiliki Sub Agen bukan hanya di Makassar tapi juga di Palopo bahkan telah menjalin hubungan dengan Global Tour Jakarta.Melihat dari banyaknya orang yang ingin melakukan perjalanan wisata maupun bisnis khususnya perjalanan udara, maka PT.Dewi Wisata Tour & Travel pada tanggal 1 Juni 2008 membuka layanan reservasi yang bertempat di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Makassar tepatnya di Panakkukang Trade Centre(PTC).Adapun bentuk pelayanan yang diberikan kepada konsumen adalah sebagai berikut :

  • Sistem Reservasi yang online pada semua Airlines.
  • Sistem pembayaran yang dapat dilakukan secara Tunai (Cash), Kredit (CC), Debit(DB),bahkan kombinasi dari beberapa cara tersebut.
  • Pemesanan tiket yang cepat dan dapat diantarkan
  • Ruang pelayanan yang luas dan nyaman
  • Melayani pemesanan tiket domestic/internasional, penjualan voucher hotel, Tour, Serta pembuatan dokumen perjalanan.

Demi perkembangan perusahaan, PT. Dewi Wisata Tour & Travel memiliki visi dan misi yang sangat menunjang faktor kinerja perusahaan.Adapun visi dan misi PT. Dewi Wisata Tour & Travel yaitu :

  • VISI

ü      Penjualan tiket dengan mengutamakan pelayanan yang terbaik dan memuaskan demi menjaga kepercayaan konsumen.

ü      Peningkatan mutu dan kesejahteraan karyawan

ü      Peningkatan pemasukan penjualan

ü      Menjadi biro perjalanan yang bertaraf internasional

  • MISI

PT. Dewi Wisata mempunyai misi yaitu mengembangkan usaha pariwisata di Sulawesi Selatan pada khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Dengan semakin dikenalnya PT. Dewi Wisata Tour & Travel dikalangan masyarakat membuat travel agent ini lebih giat lagi dalam menjalin hubungan kerjasama dengan berbagai pihak, baik dari instansi pemerintah maupun pihak swasta.Kepercayaan masyarakat pun terus meningkat hal ini terbukti dengan tingkat penjualan yang terus meningkat selama 3 tahun ini.

  1. B. Fasilitas di tempat Praktek ( Travel)

PT. Dewi Wisata Tour & Travel terletak di jalan Sultan Hasanuddin No.15 A Makassar.Bangunan ini terdiri atas :

  • Lantai pertama yang digunakan sebagai ruang ticketing,ruang supervisor dan manager, ruangan accounting, serta tempat messanger(pengantar tiket)
  • Lantai kedua digunakan sebagai ruang direktur, bagian tour, ticketing internasional, operator telepon, dan ruang take off untuk karyawan
  • Lantai ketiga digunakan sebagai tempat penyimpanan arsip dan gudang serta dilengkapi dengan ruang shalat.

Fasilitas – fasilitas yang dimiliki sangat menunjang kegiatan di PT. Dewi Wisata Tour & Travel Makassar, adapun fasilitas – fasilitas tersebut adalah sebagai berikut :

  • Lantai pertama terdiri atas :

ü Ruang reservasi dan ticketing

ü Ruang penginputan(Report)

ü Ruang supervisor & manager

ü Ruang kasir

ü Ruang pengantar

ü Toilet

Dan dilengkapi dengan :

ü 8 unit komputer online untuk reservasi

ü 1 unit komputer sebagai server

ü 1 unit komputer untuk pembuatan invoice

ü 1 unit komputer pembuatan LG

ü 1 unit komputer untuk LPP

ü 1 unit mesin foto copy multifungsi

ü 2 unit Air Conditioner (AC)

ü 1 unit kamera

ü 1 unit mesin ketik manual

ü 3 unit printer

ü 14 unit pesawat telepon

ü 6 unit handphone kantor

ü Dan lain – lain

  • Lantai kedua terdiri dari :

ü Ruang direktur

ü Ruang tour

ü Ruang Tiketing Internasional

ü Tempat operator

ü Ruang makan

ü Toilet

  • Lantai ketiga terdiri atas :

ü Ruang Shalat

ü Gudang

ü Toilet

  1. C. Struktur Organisasi

Salah satu faktor yang harus diperhatikan dalam rangka untuk mencapai tujuan suatu perusahaan adalah sistem organisasi yang baik.Dimana organisasi itu sendiri adalah wadah kerjasama beberapa orang yang mempunyai kepentingan yang sama untuk mencapai tujuan tertentu.Organisasi dalam suatu perusahaan merupakan sarana yang sangat penting dalam menetapkan langkah dimana suatu kegiatan akan dilaksanakan dan siapa yang akan melaksanakannya, jadi ada pembagian tugas , wewenang dan tanggung yang dapat disimpulkan secara garis besarnya  dalam suatu bagan atau skema tergantung dari perusahaan yang bersangkutan. Dengan Pengorganisasian yang baik segala sesuatu yang ditetapkan dan direncanakan oleh perusahaan akan tercapai secara maksimal.

Setiap perusahaan mempunyai struktur organisasi yang dapat berbeda antara yang satu dengan yang lain, hal ini disebabkan dari perbedaan besar dan luasnya usaha, jenis usaha atau jumlah karyawan dan lain – lain sebagainya.Dalam suatu perusahaan sistem ini dapat berfungsi sebagai penyelaras, pengatur, dan dapat menjaga keseimbangan kerja di dalam suatu perusahaan.

Hal yang sangat penting dalam pengembangan suatu usaha perusahaan adalah menciptakan budaya kerja yang mendorong peningkatan prestasi melalui sikap loyal, disiplin, dan kemampuan kerja untuk mengembangkan kemampuan dan motivasi diri.

Untuk lebih jelasnya, kerangka struktur organisasi di PT. Dewi Wisata Tour & Travel dapat dilihat sebagai berikut:

Buat maki sendiri ya strukturnya hehe

Adapun urain tugas dari tiap jabatan adalah sebagai berikut:

  1. 1. Directur
  • Ø Sebagai pemimpin yang bertanggung jawab penuh dengan pelaksanaan tugas – tugas sehingga maksud dan tujuan perusahaan dapat tercapai.
  • Ø Mengkoordinir segala hal yang berhubungan dengan perkembangan perusahaan.
  1. 2. Manager Operational

Berfungsi mengkoordinir dan mengatur kegiatan – kegiatan operasional perusahaan termasuk melakukan promosi untuk peningkatan penjualan jasa.Manager Operational membawahi:

  1. Tour Supervisor.

Berfungsi untuk mengawasi dan mengkoordinir segala kegiatan yang berhubungan dengan Tour (Domestik & Internasional), Penjualan voucher hotel, serta bagian dokumentasi.

  1. Ticketing Supervisor.

Berfungsi mengawasi serta mengkoordinir segala kegiatan yang berhubungan dengan masalah reservasi (booking) baik itu domestic maupun international yang terkadang dapat berupa group baik itu berasal instansi pemerintah maupun swasta.

  1. Accounting Supervisor.

1)      Accounting Staff, berfungsi menyelenggarakan perhitungan keuangan, mendata pengeluaran dan pemasukan serta membuat laporan keuangan.

2)      Administrasi Staff, berfungsi menangani pencatatan, pendokumentasian dan pelaporan kegiatan – kegiatan yang ada.

3)      Invoicing, berfungsi membuat nota untuk tiket yang telah dibuat serta mengatur pemberian diskon ataupun potongan harga kepada penumpang.

4)      LPP/Report, berfungsi untuk menginput /mencatat tiket keluar dan tiket masuk yang kemudian Akan ditukarkan kembali kepada masing Airlines melalui proses LPP (Laporan Penjualan Pasasi).

  1. D. Lingkungan usaha PT. Dewi Wisata Tour & Travel

Sebagaimana yang telah diketahui bahwa PT. Dewi Wisata Tour & Travel Makassar   bergerak dalam usaha perjalanan jasa. Adapun pelayanan jasa yang disediakan oleh PT. Dewi Wisata Tour & Travel adalah sebagai berikut:

ü      Melayani penjualan tiket pesawat udara baik domestic maupun internasional.

ü      Memberikan informasi mengenai paket wisata baik in bound maupun out bound package.

ü      Melayani pemesanan dan penjualan voucher hotel untuk dalam dan luar negeri.

ü      Melayani pengurusan dan pembuatan passport, pengurusan visa dan dolumen – dokumen perjalanan lainnya.

Selain reservasi, ticketing, accounting dan administrasi terdapat juga kegiatan:

  • Penerimaan Piutang.

PT. Dewi Wisata Tour & Travel memiliki hubungan kerjasama yang baik dengan pihak perusahaan yang lainnya, oleh karena itu PT. Dewi Wisata terus meningkatkan pelayanan kepada konsumen, salah satu diantaranya dengan memberikan kemudahan bagi konsumen atau perusahaan lain yang ingin memesan tiket dimana pembayarannya dapat dilakukan di kemudian hari dalam bentuk hutang. Ketika pihak perusahaan tersebut melunasi hutangnya kepada pihak Dewi Wisata, maka pihak accounting Dewi Wisata akan memasukkan data – data pelunasan hutang ke dalam “Penerimaan Piutang”.

Adapun proses penginputan penerimaan piutang adalah sebagai berikut:

  • Memasukkan nomor bukti pelunasan
  • Memasukkan tanggal pelunasan atau pembayaran
  • Memasukkan code customer
  • Valuta yang digunakan yaitu IDR maupun USD
  • Memasukkan jumlah uang yang dibayarkan
  • Memasukkan keterangan mengenai bentuk pembayaran
  • Memasukkan nomor faktur atau nota penjualan
  • Pengeluaran Diskon

Dalam rangka meningkatkan mutu penjualannya PT. Dewi Wisata Tour & Travel mengeluarkan kebijakan dalam sistem pembayaran.Kebijakan tersebut berupa adanya pemberian diskon kepada penumpang yang harga tiketnya 500an ke atas.Jumlah diskon yang diberikan adalah sebanyak 3 %, diambil dari Net To Agent (NTA) tiap-tiap Airlines.

  • Void dan Refund

Dalam usaha penjualan jasa perjalanan udara pembatalan keberangkatan sering kali terjadi yang mengakibatkan tiket – tiket calon penumpang tidak digunakan, sehingga calon penumpang tersebut mengembalikan tiketnya untuk diuangkan kembali, yang kemudian pihak travel akan memprosesnya sesuai dengan ketentuan masing – masing Airlines.Tetapi tidak semua tiket dapat dikembalikan atau diuangkan disamping itu uang tidak sepenuhnya dikembalikan melainkan dikenakan beberapa potongan.

ü      Biaya Void, dikenakan jika pembatalan dilakukan sebelum pihak Travel melakukan pelaporan penjualan tiket kepada Airlines. Batas waktu selambat – lambatnya adalah 24 jam setelah tiket diissued dan dikenakan biaya sesuai dengan ketentuan masing – masing pihak Airlines.

ü      Biaya Refund, merupakan pembayaran kembali atas jasa pembayaran penerbangan kembali yang tidak jadi dipergunakan oleh penumpang.

  • Tiket Void

Merupakan tiket yang tidak terpakai atau rusak dikarenakan beberapa hal.

  • Tiket Refund

Merupakan tiket yang dikembalikan untuk diuangkan atau tiket tidak digunakan dikarenakan alasan – alasan tertentu, misalnya penumpang tidak jadi berangkat.

Refund itu bisa terjadi karena beberapa hal seperti :

  1. Tidak dipakainya tiket penerbangan.
  2. Tidak dipakainya Exchange Order.
  3. Tidak dipakainya tiket PTA (Prepaid Ticket Advice).

Dilihat dari jenisnya refund itu ada 2 macam yaitu :

  1. Voluntary Refund.

Yaitu pengembalian/pembayaran kembali, yang disebabkan oleh permintaan penumpang atas jasa(tiket) yang tidak digunakan.

  1. Involuntary Refund.

Yaitu pengembalian/pembayaran kembali yang diberikan oleh maskapai penerbangan, karena penumpang tidak menggunakan tiketnya yang disebabkan oleh kesalahan maskapai itu sendiri.

  • Kalkulasi Harga Tiket (Tarif)

Kalkulasi harga tiket merupakan cara mencari total harga tiket apabila yang diketahui hanya harga dasar atau farenya saja, caranya adalah harga fare ditambah PPN 10% kemudian ditambah IWJR (Asuransi) dan terakhir ditambahkan dengan Fuel Surcharge (FS), maka total dari keseluruhan adalah harga tiket yang sebenarnya diluar daripada pemberian potongan (diskon).

FARE + PPN 10% + IWJR + FS = TOTAL HARGA TIKET

Adapun penjelasannya sebagai berikut :

ü      Tarif dasar (Fare Basis), yaitu harga resmi yang ditetapkan untuk diterimakan kepada masing – masing Maskapai.

ü      Pajak Pertambahan Nilai(PPN), yaitu pajak yang dikenakan kepada penumpang atas pemanfaatan jasa penerbangan.Besarnya 10 % dari Fare.

ü      Iuran Wajib (IWJR), yaitu biaya yang dikenakan pada setiap penumpang pesawat sebagai premi asuransi kecelakaan.Besarnya ditentukan oleh pemerintah.

ü      Fuell Surcharge, yaitu biaya yang dikenakan pada setiap penumpang sebagai tambahan biaya bahan bakar pesawat.

Jenis tarif pesawat yang ada di Industry ada macam yaitu :

ü      Tarif Normal, yaitu tarif yang dipublikasikan dan berlaku untuk umum, masa berlaku tiket 6 bulan setelah penerbitan.

ü      Tarif Khusus(Promo), yaitu tarif yang merupakan bagian daripada promo yang kebanyakan harganya murah.Biasanya lama berlakunya ditetapkan oleh masing – masing Maskapai Penerbangan.

1.1     URAIAN KHUSUS

A. Aktivitas Khusus PRAKERIN.

Penulis melaksanakan Praktek Kerja Industri selama lebih dari 5 bulan tercatat mulai tanggal 08 Juli 2008 sampai 08 Desember 2008.Praktek tersebut berlangsung setiap hari kerja kecuali pada hari minggu.Karena peserta praktek di PT. Dewi Wisata Tour & Travel berjumlah 4 orang termasuk 2 calon pegawai baru maka kami dibagi menjadi 2 sift.Ada yang masuk pagi yaitu mulai pukul 08.00 – 16.00, sedangkan yang masuk siang dimulai pada pukul 13.00 – 21.00.

Pada awal pelaksanaan Praktek Kerja Industri penulis pernah ditempatkan di bagian ticketing dan pernah pula yang ditempatkan di bagian pelaporan.Karena adanya batasan ruang gerak kami sebagai siswa/i praktek maka yang paling dominan kami pelajari hanya 2 hal tersebut yaitu Tiketing dan Reporting.Siswa/i yang ditempatkan di bagian ticketing diberikan kesempatan untuk mengenal lebih dalam tentang tata cara sistem reservasi yang tentunya berbeda masing – masing Airlines.Setelah beberapa hari siswa/i diajarkan untuk mengissued tiket manual yang mana sangat membutuhkan ketelitian yang tinggi, dengan seiring berjalannya waktu siswa/i pun sudah dapat membantu melakukan reservasi baik itu secara langsung maupun lewat telepon.

Sedangkan siswa/i yang ditempatkan di bagian pelaporan atau reporting diberikan kesempatan untuk belajar tata cara menginputan data yang dimana berfungsi untuk memperbaharui stok tiket.Siswa/i juga diberikan kepercayaan untuk mencatat tiket yang masuk dan tiket yang akan dikeluarkan serta siswa/i juga dipercayakan untuk membantu para pegawai ticketing untuk menjaga persediaan tiket di tempat yang telah disediakan.Adapun tiket – tiket yang dijual di PT.Dewi Wisata Tour & Travel Makassar adalah Garuda (GA), Merpati (MZ), Lion Air (JT), Sriwijaya (SJ), Batavia (7P), tetapi untuk keperluan tour maupun group PT.Dewi Wisata sering menggunakan jasa penerbangan lain selain dari yang tertera di atas.

  1. B. Menerima Telepon.

Dalam keadaan apapun kita harus senantiasa ramah dalam menjawab telepon.Menerima telepon dengan baik sudah menjadi kebijakan pada setiap perusahaan, diangkat pada deringan pertama atau kedua dan terlebih dahulu mengucapkan nama perusahaan, salam dan langsung menawarkan bantuan.

  1. C. Reservasi dan Booking.

PT. Dewi Wisata Tour & Travel telah online pada sebagian besar Airlines sehingga mempermudah melakukan reservasi atau membooking, tinggal memasukkan kode entry setiap Airlines pada komputer, seperti: mengecek tanggal dan rute penerbangan, menarik seat, memasukkan nama, nomor telepon travel dan penumpang, memasukkan received from, dan mengecek time limit (batas pembookingan tiket), setelah itu muncullah kode booking atau kode reservasi, dengan kode ini kita bisa mengecek reservasi setiap saat.

  1. D. Pax Handling.

Menghandle penumpang bukanlah suatu pekerjaan yang mudah dilakukan karena setiap penumpang memiliki karakter/tipikal yang berbeda – beda, ada yang rumit untuk dihandle dan adapun sebaliknya, maka kita harus lebih cermat dalam memberikan pelayanan agar customer dapat merasa puas akan pelayanan yang diberikan. Adapun tata caranya yaitu:

ü      Bersikap ramah

ü      Sopan

ü      Murah senyum

ü      Supel

ü      Kreatif

ü      Tidak tegang(santai)

  1. E. Mengissued Tiket.

Mengissued tiket merupakan kegiatan yang sering dilakukan pada saat Praktek Kerja Industri.Dalam mengissued tiket terbagi atas 2 macam cara yaitu :

  • Manual

Mengissued tiket secara manual yaitu mengissued dengan menggunakan tulisan tangan akan tetapi dengan cara ini haruslah berhati – hati, harus mengisi tepat pada kolomnya, terutama pada kolom rute, jenis pesawat, harga dan nama penumpang yang akan berangkat.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penerbitan tiket secara manual :

ü      Tidak boleh menggunakan tinta cair

ü      Tidak boleh kotor atau terlihat bekas hapusan

ü      Harga tiket harus sama dengan harga yang diberikan Airlines.

ü      Harus mengisi kolom sesuai dengan aturannya

Tiket yang selalu kita temukan itu mempunyai komponen-komponennya sendiri adapun bagian dari tiket yaitu :

ü      Audit Coupon, yaitu bagian yang dilampirkan oleh pihak ticketing pada laporan penjualan sebagai pertanggung jawaban paenjualan tiket.

ü      Control Coupon, merupakan arsip bagi kantor penjualan Airlines sebagai pengawasan agent.

ü      Agent Coupon, merupakan arsip bagi agent penjualan tiket.

ü      Flight Coupon, merupakan lembaran yang dibawa oleh penumpang dan diserahkan kepada petugas bandara untuk mendapatkan “Boarding Pass”.

ü      Passanger Coupon, merupakan arsip bagi penumpang.

Ada beberapa jenis tiket yang biasa digunakan dalam Tiketing, seperti :

ü    Ticket One Way, dimana tiket ini digunakan untuk satu kali penerbangan, terdiri atas 5 lembaran yaitu audit, control, agent, flight, dan passenger coupon masing – masing satu lembar.

ü    Ticket Roundtrip (Return), tiket ini digunakan untuk dua kali penerbangan (2 Rute), terdiri atas 6 lembar dimana terdapat 2 lembar flight coupon.

  • Elektrik

Pada dasarnya tiket yang dibuat secara elektronik atau disebut dengan Electronic Ticket (ET), sama halnya dengan cara manual namun titik perbedaannya adalah menggunakan komputer dalam penerbitannya dan tidak menggunakan tulisan tangan lagi.Saat ini telah ada 3 Airlines yang menggunakan Electronic Ticket (ET) yaitu Garuda Airways, Merpati Airways, dan Batavia Air.Namun seiring dengan berjalan dan meningkatnya tekhnologi kebanyakan Airlines sudah mengambil tindakan untuk tidak menggunakan tiket manual lagi tapi lebih mengacu kepada Electronic Ticket (ET),hal itu disebabkan karena banyaknya kemudahan dalam menggunakan E-Ticket.

  1. F. Membuat Invoice.

Invoice atau nota dibuat pada saat transaksi pembayaran tiket sebagai suatu tanda bukti, dalam memberikan diskon tergantung dari kebijakan perusahaan yang terpenting tidak boleh melebihi harga tiket yang diberikan oleh Airlines.PT. Dewi Wisata Tour & Travel mempunyai 2 cara pembuatan Invoice yaitu secara manual dan elektrik tapi yang lebih sering dipakai adalah pembuatan Invoice secara elektrik sedangkan secara manual hanya merupakan alternative jika sistem pembuatan Invoice secara elektrik mengalami gangguan, selanjutnya Invoice yang telah jadi diberikan kepada bagian kasir yang kemudian transaksi pembayaran dapat dilakukan di loket.

  1. G. Membuat LG (Letter of Guarantee).

Letter of Guarantee (LG) merupakan suatu cara yang diberikan oleh Airlines untuk mempermudah proses transaksi yang selama ini dilakukan oleh Travel Agent, pemesanan tiket yang dapat diambil di kota lain meskipun pemesanannya dilakukan di tempat yang berbeda dan pembayarannya pun dilakukan di PT. Dewi Wisata Tour & Travel, meskipun ada cara yang seperti ini tapi tidak semua pihak dapat diberikan LG kecuali pihak – pihak yang telah mendapat kepercayaan penuh dari perusahaan.

Proses pemesanan tiket ini disebut dengan Proses PTA (Prepaid Ticket Advice) yang pengambilan tiketnya dapat dilakukan di masing – masing Airlines, batas pengambilan tiket PTA itu sendiri paling lambat 7 hari setelah proses PTA dilakukan tetapi sekarang Proses pengambilannya disarankan 2 atau 1 hari setelah proses PTA dilakukan.

  1. H. LPP (Laporan Penjualan Pasasi).

LPP merupakan salah satu kegiatan yang sangat menunjang kelancaran bahkan bisa menjadi tolak ukur seberapa besar jumlah penjualan tiket suatu Travel karena disinilah semua tiket yang masuk dan keluar dicatat.Tiket yang telah diissued/dibuat wajib dilaporkan kepada masing – masing Airlines lewat proses LPP.Pelaporan masing – masing Airlines pun berbeda – beda seperti Merpati Airways yang proses pelaporannya memiliki periode, sedangkan untuk pelaporan E-Ticket biasanya menggunakan deposito untuk dapat melakukan ticketing kembali.

Pada PT. Dewi Wisata Tour & Travel bagian LPP tidak hanya melakukan pelaporan penjualan tapi juga melakukan pencatatan jika ada Agent News yang diberikan oleh Airlines baik itu berupa Revisi harga ataupun yang lain, Agent News itupun segera dicopy dan dibagikan kepada staff ticketing agar tidak terjadi kesalahan dalam pemberian informasi kepada pelanggan.Tetapi, PT.Dewi Wisata Tour & Travel sekarang ini telah menggunakan sistem yang dimana dalam sistem ini sudah termuat seluruh isi dari agent news yang ada, sehingga pemberian informasi dapat dilakukan lebih cepat.Sistem itu disebut dengan nama “INTRANET”.

BAB III

PENUTUP

  1. A. KESIMPULAN

Setelah pelaksaan Praktek Kerja Industri yang bertempat pada PT. Dewi Wisata Tour & Travel Makassar, penulis dapat membandingkan materi yang diperoleh dari sekolah maupun dari industry. Pada dasarnya di sekolah maupun di industry mempunyai persamaan dan perbedaan yang tidak jauh berbeda. Perbedaan yang dimiliki hanya terletak pada penyesuaian suasana terutama pada saat proses reservasi dan menghandle penumpang di tempat industry.

Dengan pelaksanaan Praktek Kerja Industri ini siswa/i dilatih untuk mandiri dalam bekerja serta menjadi seseorang yang professional terutama dalam hal pemberian pelayanan terhadap pelanggan, selain itu juga praktek ini memberikan pengalaman yang belum pernah penulis rasakan sebelumnya, sehingga pengalaman ini dapat penulis jadikan sebagai anutan untuk masa yang akan datang.

Kami selaku siswa/i praktek merasa sangat membutuhkan hal ini layaknya kami membutuhkan udara untuk bernafas.Karena, sebuah laporan bukanlah sebuah laporan, hingga ada orang yang membacanya dan memaknainya dengan hal yang postif.Semoga apa yang tertulis tidaklah hanya menjadi sebuah tulisan.

  1. B. SARAN – SARAN

Untuk meningkatkan mutu pelayanan pada PT. Dewi Wisata Tour & Travel Makassar, maka kami sebagai peserta praktek sekaligus penulis sangat ingin melihat adanya suatu perkembangan pada perusahaan tersebut baik secara teknisi maupun secara operational. Tiada kata yang dapat kami ucapkan selain rasa terima kasih dan bangga kepada PT. Dewi Wisata Tour & Travel dan karena rasa peduli kami terhadap perusahaan tersebut maka kami mengajukan beberapa saran yang mudah – mudahan dapat menjadi sarana perubahan menuju hal yang lebih baik sebagai berikut:

  • Hubungan kerjasama antar karyawan serta kedisiplinan yang selama ini dilakukan perlu dipertahankan kalau perlu terus ditingkatkan untuk menjaga dan sekaligus meningkatkan kualitas kerja.
  • Dalam menghadapi konsumen sebaiknya karyawan lebih ramah dan tidak lupa memberikan senyuman karena keduanya merupakan salah satu daya tarik bagi konsumen dan merupakan kesan sendiri yang dirasakan oleh penumpang/customer.
  • Perlunya memperhatikan kebersihan lingkungan kerja terutama di meja karyawan karena meja yang berantakan dapat menimbulkan suatu keadaan yang membuat staff merasa pusing dan customer merasa terganggu dengan pemandangan tersebut.

LAPIRAN

Untuk lebih Lanjut bagi siswa-siswi silakan kembangkan sendiri dengan melihat Daftar isi di atas ini hanya sebagai contoh Laporan atau hub. 081 2424 8126

About these ads